REKOMENDASI HANURA KE BAGIA KELUAR DAN DI SERAH TERIMAKAN

KLUNGKUNG, POS BALI ONLINE – Rekomendasi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk mengusung paket Bagus – Mandia (BAGIA) di Pilkada Klungkung 2018, baru Rabu (10/1) diumumkan ke publik setelah pasangan Cabup dan Cawabup Klungkung dari PDI Perjuangan dan PKPI Klungkung mendaftar ke KPU Klungkung, Senin (8/1) lalu. Padahal rekomendasi yang ditanda tangan oleh Ketua Umum Hanura Dr. Oesman Sapta dan Wakil Sekretaris Jenderal, Berny Tamara sudah ada pada tanggal 8 Januari 2018. Akibat kondisi itu, Partai Hanura di Pilkada Klungkung 2018 yang sejatinya memiliki pengaruh kuat dengan adanya 5 kursi di DPRD Klungkung, ternyata telah dicap sebagai partai pendukung dan bukan partai pengusung oleh KPU Klungkung.

Gagalnya Hanura memberikan kontribusi 100 persen saat paket BAGIA mendaftar di KPU Klungkung, juga menimbulkan perpecahan di internal pengurus. Bahkan mantan Sekretaris yang saat ini duduk sebagai anggota Dewan Penasehat DPC Partai Hanura Klungkung, I Dewa Gede Alit Saputra telah memberikan sinyal untuk pergi dari partai besutan Jenderal TNI (Purn) Wiranto itu, apabila Hanura kukuh mendukung paket BAGIA.

“Sikap saya akan jelas dengan segala konsekuensi untuk mendukung SUWASTA sesuai hasil rapat DPC Hanura Klungkung dan disana nanti langkah saya akan dinilai, sikap saya dinilai, kalau nilainya negatif mungkin saya dikeluarkan,” kata Dewa Alit di kediamannya Desa Adat Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod.

Walaupun demikian, ia mengungkapkan sama sekali tidak mempunyai pikiran keluar dari partai, karena keringatnya terlalu banyak keluar untuk menghidupkan Partai Hanura. Namun, apabila benar-benar rekomendasi dan dalam rapat DPC Hanura Klungkung telah diputuskan untuk mendukung paket BAGIA, maka I Dewa Gede Alit Saputra dengan tegas ingin keluar dari Hanura.

Sementara itu, Korwil NTB, NTT dan Bali DPP Hanura, Kadek Arimbawa alias Lolak menjelaskan penyebab rekomendasi Hanura telat diberikan saat paket BAGIA mendaftar, karena DPP Partai Hanura dihari yang sama mengeluarkan 170 rekomendasi untuk seluruh Indonesia.

“Sehingga tidak mungkinlah dalam satu hari bisa menyelesaikan 170 rekomendasi, ya paling banyak dalam sehari itu bisa menyelesaikan dua puluh sampai dua puluh lima rekomendasi,” ujarnya seraya menyatakan disanalah letak keterlambatannya.

Disisi lain, Lolak menilai kehadiran Hanura sebagai pendukung bukan pengusung di Pilkada Klungkung 2018 baginya tidak masalah, karena yang terpenting Hanura menang.

“Apa artinya pengusung jika nanti tidak menang,” ucapnya.Terkait kondisi internal partai yang sudah diketahuinya ada kader yang ikut mengantar kandidat lain, selain paket BAGIA. Lolak mempersilahkan, karena waktu itu belum ada rekomendasi.

“Dia mau hadap ke kanan, mau menghadap ke kiri silahkan saja,” ucapnya kembali.

Sebagai penegasnya, anggota DPD RI Dapil Bali ini mengaku akan mengumpulkan semua kader dan pengurus partai, dimana dalam pertemuan itu akan ada pembuatan surat pernyataan untuk mengamankan kebijakan partai.

“Kalau tidak diamankan kebijakan ini, ya dikeluarkan,” tegasnya, Rabu (10/1) via telepon.022

#pilkadaklungkung #hanuraklungkung #bagia #salamsatujalur 

https://www.posbali.id/rekomendasi-hanura-ke-bagia-keluar/

Comments

comments

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *